Lelah Hati

Sudah sejak bertahun yang lalu aku lupa bagaimana caranya memaafkan diri sendiri. Aku terus berusaha, memaksa dengan sekuat tenaga untuk lebih mencintai diri sendiri. Tapi selalu tidak tahu akhir dari penantian itu apa ?

Manusia ini sangat sangat terbatas dalam segala hal

Aku merasa telah menguasai dunia hanya karena aku jago bicara

Aku merasa telah memahami dunia hanya karena aku pernah berada di posisi yang sama.

Aku selalu menanti waktu kembali padaku dan aku ingin memperbaik setiap kesalahan yang telah membuat diriku punya pemikiran seperti ini. Aku selalu menanti cinta yang sudah aku tau bahwa selama ini cinta itu ada di hatiku tapi takut sekali untuk memperlihatkan diri karena luka dan akhirnya selalu menyalahkan diri-sendiri lagi…. lagi…. lagiii lagiii dan lagi…

Sampai kapan ya ?

Kapan aku bisa berhenti menyalahkan diriku sendiri.

Kapan aku bisa mencintai diriku dengan sepenuh hati ya ?

Aku begitu dicintai orang-orang di sekelilingku tapi aku merasa kurang hanya karena sebuah gumpalan hati yang tak bisa ku genggam

Aku begitu di sayangi orang-orang di sekelilingku. Tapi, aku merasa kurang hanya karena satu hati melupakan namaku setelah sekian detik ku ungkapkan namaku

Aku begitu diperhatikan oleh orang-orang sekelililingku. Tapi, aku merasa kurang hanya karena satu kepala mengerutkan dahinya saat mendengar pendapatku.

Begitu mudahnya hati ini berubah

Begitu mudahnya kepala ini berprasangka

Lelah hati ini. Rasanya ingin tidur…. Tidur lebih lama, Tidur menjauh dari bisingnya dunia. Tidur, Tidur lebih lama….